Sukseskan Program Genting Disetiap Dapil, Ketua DPRD Malteng Ajak Anggota Dewan

AMBON, MALUKU CHANNEL ONLINE - Dalam Upaya mempercepat Penurunan Angka Stunting di Indonesia, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengembangkan Berbagai Program Prioritas dalam Bentuk Quick Win. Salah satu Program yang menjadi Fokus Utama adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang Bertujuan untuk membantu Keluarga Berisiko Stunting melalui Gotong Royong Masyarakat.

Terhadap Hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Herry Men Carl Haurissa, menyatakan Dukungannya terhadap Program Genting tersebut saat menerima Kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si dan Staf serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malteng, Abdul Latif Key dan Staf diruang Kerjanya pada, Selasa (18/03/2025).

Dalam Pertemuan tersebut, Herry Haurissa menegaskan Komitmennya untuk Mengajak seluruh Anggota DPRD Kabupaten Malteng agar turut serta dalam Program Genting, Khususnya dalam memberikan Bantuan kepada Keluarga Berisiko Stunting di Daerah Pemilihan (Dapil) Masing-masing.

"Kami Sangat mendukung Program Genting yang diinisiasi oleh BKKBN ini. Stunting merupakan Masalah Serius yang harus kita Atasi bersama. Saya Mengajak seluruh Anggota DPRD Kabupaten Malteng untuk Ikut serta dalam Program ini agar bisa Langsung membantu Keluarga yang Membutuhkan," ungkapnya.

Program Genting merupakan Bentuk Gotong Royong dalam Pencegahan Stunting dengan memberikan Bantuan berupa Nutrisi dan Non-Nutrisi kepada Ibu Hamil, Ibu Pasca Melahirkan dan Balita dibawah dua tahun. Dengan adanya Dukungan dari DPRD Kabupaten Malteng, diharapkan Angka Stunting diwilayah itu dapat ditekan secara Signifikan.

"Selain Program Genting, BKKBN juga mengembangkan Berbagai Program Inovatif lainnya dalam Rangka Pembangunan Keluarga dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), seperti Taman Asuh Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), AI-SuperApps tentang Keluarga dan Lansia Berdaya," ujarnya.

Sebagai Lembaga yang bertanggungjawab atas Pengendalian Jumlah Penduduk dan Pembangunan Keluarga, BKKBN terus Berupaya menjalankan Tugasnya sesuai dengan Undang-undang nomor: 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Selain itu, Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor: 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Koordinator dalam Upaya menurunkan Angka Stunting di Indonesia.

"Dengan Sinergi antara Pemerintah, DPRD serta seluruh Elemen Masyarakat, diharapkan Program Genting dan Berbagai Inisiatif lainnya dapat Berjalan Efektif dalam meningkatkan Kesejahteraan Keluarga dan menciptakan Generasi Masa Depan yang Sehat serta bebas dari Stunting," tutupnya. (TIM)
Malteng 325592945331684694

Posting Komentar

emo-but-icon
:noprob:
:smile:
:shy:
:trope:
:sneered:
:happy:
:escort:
:rapt:
:love:
:heart:
:angry:
:hate:
:sad:
:sigh:
:disappointed:
:cry:
:fear:
:surprise:
:unbelieve:
:shit:
:like:
:dislike:
:clap:
:cuff:
:fist:
:ok:
:file:
:link:
:place:
:contact:

Posting Lama Maluku Channel
Posting Lebih Baru Maluku Channel
Beranda item

IKLAN

ORGANISASI PROFESI

TRENDING TOPIC